MIMPI MEMPUNYAI KEKUATAN YANG TIDAK BISA DIBAYANGKAN SEBELUMNYA, TAPI AKHIRNYA ORANG SADAR DENGAM BERMIMPI MAKA ORANG AKAN BERUSAHA MEWUJUDKANNYA.
SEBUAH PRODUSEN BESAR OTOMOTIF MEMPUNYAI MOTTO,
"POWER OF DREAM"
KARENA SANG PEMILIK SADAR SEMUA DIDAPATKANNYA MELALUI MIMPI-MIMPINYA YANG BESAR.
Bermimpilah karena mimpi itu gratis....dan jangan hidup cuma untuk bermimpi saja tapi hiduplah untuk menggenapi mimpi - mimpi yang anda mimpikan.
Selasa, 14 Juni 2011
Sang Pemimpi
Film ini adalah sekuel dari film sebelumnya, Laskar Pelangi, dari sebuah tetralogi yang ditulis Andrea Hirata. Film ini menceritakan mimpi dua anak “biak” Belitung yang ingin sekolah sampai ke Paris, ke Universitas Sorbonne. Mimpi Sorbonne ini ditiupkan oleh seorang guru yang karismatik, yang diperankan oleh Nugie.
Seluruh film ini menggambarkan perjuangan mereka, yang sampai harus kerja jadi kuli supaya bisa tetap sekolah sampai SMA, dan menyimpan uang untuk berangkat kuliah ke Jawa. Namun ini cuma jadi mimpinya pengarang dan sutradara karena penonton gagal untuk ikut dalam mimpi mereka. Karakter para tokoh gagal dikembangkan karena tidak maksimalnya akting dan juga skrip film ini. Film ini gagal bercerita, sehingga alurnya terasa lamban dan tidak berhasil menarik simpati penonton. Film ini jauh dari kualitas film yang juga bertema mengejar mimpi seperti Slumdog Millionaire atau bahkan sekedar film seperti Pursuit of Happiness.
Mungkin ini dikarenakan kultur mengejar mimpi bukanlah sebuah tema yang mengakar dalam budaya melayu. Mengejar mimpi, adalah sebuah ide yang berasal dari barat (lihat konsep pursuit of happiness dalam konstitusi Amerika). Orang Melayu lebih tertarik dengan merantau, berpetualang, melaut, dan bercanda. Jadi ceritanya tidak mengakar pada masyarakat. Mungkin ini adalah mimpi Andrea Hirata pribadi, karena ia sendiri adalah seorang yang lulus dari pendidikan di benua Eropa.
Plotnya juga agak kabur. Di satu pihak ia bercerita tentang mimpi, dan di lain pihak ingin menunjukkan ketangguhan seorang ayah. Sutradara dan penulis skrip gagal meramu kedua tema ini dengan baik, dan akhirnya gagal menyampaikan keduanya.
Untungnya film ini diselamatkan oleh bagian epilog yang menceritakan kisah kedua anak tersebut yang telah merantau ke Jawa, untuk kuliah di UI. Akting Lukman Sardi dan Ariel Peterpan (!). Acungan jempolku untuk Ariel karena aku tidak menyangka ia bisa akting (gak ada hubungannya dengan rekaman video yang “itu” ya) dan sama sekali tidak kalah dengan Lukman yang notabene adalah langganan award perfilman. Logat melayunya juga pas, jadi membuat aku berpikir apakah ia memang punya darah melayu. Mukanya juga pas karena sesuai dengan tokoh Arai remaja. Merekalah yang membuatku masih memberi film ini poin 3/5, ketimbang 2.5/5.
Pemeran remaja mereka, yang adalah pemain baru, tidak meyakinkan. Gaya mereka kaku, berbeda dengan para pemeran anak-anak di dalam Laskar Pelangi. Untung ada kesegaran yang ditawarkan oleh tokoh Zakiah Nurmala, yang diperankan oleh Maudy Ayunda, pemeran Rena dalam film Untuk Rena, yang sudah mulai remaja dan makin manis saja.
Riri Riza dan Mira Lesmana nampaknya harus bekerja lebih keras di sequel berikutnya “Edensor” kalau mau mempertahankan diri sebagai sineas unggulan. Terus terang menurutku ini adalah film terburuk Riri Riza.
Seluruh film ini menggambarkan perjuangan mereka, yang sampai harus kerja jadi kuli supaya bisa tetap sekolah sampai SMA, dan menyimpan uang untuk berangkat kuliah ke Jawa. Namun ini cuma jadi mimpinya pengarang dan sutradara karena penonton gagal untuk ikut dalam mimpi mereka. Karakter para tokoh gagal dikembangkan karena tidak maksimalnya akting dan juga skrip film ini. Film ini gagal bercerita, sehingga alurnya terasa lamban dan tidak berhasil menarik simpati penonton. Film ini jauh dari kualitas film yang juga bertema mengejar mimpi seperti Slumdog Millionaire atau bahkan sekedar film seperti Pursuit of Happiness.
Mungkin ini dikarenakan kultur mengejar mimpi bukanlah sebuah tema yang mengakar dalam budaya melayu. Mengejar mimpi, adalah sebuah ide yang berasal dari barat (lihat konsep pursuit of happiness dalam konstitusi Amerika). Orang Melayu lebih tertarik dengan merantau, berpetualang, melaut, dan bercanda. Jadi ceritanya tidak mengakar pada masyarakat. Mungkin ini adalah mimpi Andrea Hirata pribadi, karena ia sendiri adalah seorang yang lulus dari pendidikan di benua Eropa.
Plotnya juga agak kabur. Di satu pihak ia bercerita tentang mimpi, dan di lain pihak ingin menunjukkan ketangguhan seorang ayah. Sutradara dan penulis skrip gagal meramu kedua tema ini dengan baik, dan akhirnya gagal menyampaikan keduanya.
Untungnya film ini diselamatkan oleh bagian epilog yang menceritakan kisah kedua anak tersebut yang telah merantau ke Jawa, untuk kuliah di UI. Akting Lukman Sardi dan Ariel Peterpan (!). Acungan jempolku untuk Ariel karena aku tidak menyangka ia bisa akting (gak ada hubungannya dengan rekaman video yang “itu” ya) dan sama sekali tidak kalah dengan Lukman yang notabene adalah langganan award perfilman. Logat melayunya juga pas, jadi membuat aku berpikir apakah ia memang punya darah melayu. Mukanya juga pas karena sesuai dengan tokoh Arai remaja. Merekalah yang membuatku masih memberi film ini poin 3/5, ketimbang 2.5/5.
Pemeran remaja mereka, yang adalah pemain baru, tidak meyakinkan. Gaya mereka kaku, berbeda dengan para pemeran anak-anak di dalam Laskar Pelangi. Untung ada kesegaran yang ditawarkan oleh tokoh Zakiah Nurmala, yang diperankan oleh Maudy Ayunda, pemeran Rena dalam film Untuk Rena, yang sudah mulai remaja dan makin manis saja.
Riri Riza dan Mira Lesmana nampaknya harus bekerja lebih keras di sequel berikutnya “Edensor” kalau mau mempertahankan diri sebagai sineas unggulan. Terus terang menurutku ini adalah film terburuk Riri Riza.
Sabtu, 11 Juni 2011
Jeff Bezoz. Pendiri Amazon.com
![]() |
Kecerdasan dan ketekunan pria kelahiran Albuquerque, New Mexico, 12 Januari 1964 ini sudah terlihat sejak ia berusia tiga tahun. Pada usia itu, Jeff meminta tempat tidur biasa, bukan tempat tidur dalam bentuk boks. Namun karena tidak diberikan tempat tidur biasa maka Jeff membongkar boksnya dengan obeng. Di sekolah pun, para guru Jeff mengalami kesulitan untuk menghentikan dari tugas yang dilakukannya. Untuk memindahkan ke tugas berikutnya, mereka harus memindahkan Jeff dengan mengangkat bangku yang sedang didudukinya.
Kakek Jeff, Preston Gise merupakan pengelola wilayah barat dari Komisi Energi Atom dimana ia bertanggung jawab untuk laboratorium di Sandia, Lawrence Livermore, dan Los Almos. Pada saat Jeff berusia sepuluh tahun, Jeff bersama kakeknya menghabiskan musim panas di barat daya Texas. Preston melihat cucunya merupakan seorang ilmuwan muda seperti dirinya dulu. Lantas, dia membantu cucunya membuat radio amatir Heatkit dan membantu Jeff dalam mengoleksi berbagai macam benda yang—kadang—sering merusak garasi rumah orangtua Bezos. Sebab, di garasi itulah, Jeff mempunyai laboratoriumnya sendiri untuk berbagai eksperimen ilmiah.
Pada saat SMU, Jeff memenangkan suatu perlombaan yang disponsori oleh NASA dengan menulis makalah mengenai dampak ketiadaan gravitasi pada usia rata-rata lalat. Kemudian pada musim panas tahun 1981, Jeff bekerja sebagai juru masak McDonald’s di Miami. Di sinilah dia mulai mengenal pentingnya melayani pelanggan.
Setelah lulus SMU, Jeff kuliah di Universitas Princeton. Ia mengambil jurusan fisika namun kemudian ia pindah fakultas untuk mendalami komputer sehingga ia lulus dengan gelar di bidang ilmu komputer dan teknik listrik. Setelah lulus kuliah, Jeff bekerja di Wall Street. Ia membangun sebuah jaringan komputer di sebuah gedung perusahaan Fitel. Kemudian Jeff pun bekerja sebagai di D.E. Shaw & Co sebagai wakil presiden direktur, padahal kala itu usianya baru menginjak 28 tahun. Bosnya kala itu, David Shaw, meminta Jeff untuk meneliti tidak hanya bisnis baru, tetapi juga peluang bisnis internet baru.
Jeff pun memikirkan hal yang dapat dijual di internet. Dia membuat daftar 20 barang terlaris yang dijual lewat surat. Ia pun mempelajari daftar tersebut dan ternyata buku berada di peringkat teratas. Menurutnya bisnis buku adalah bisnis raksasa, namun tidak ada yang mendominasinya. Ia menyadari tidak ada bank data pesanan melalui surat yang dapat memuat semua judul buku yang tersedia dalam satu tahun. Menurutnya, bank data yang terkomputerisasi dapat mengorganisasikannya dan dapat menjadi toko buku online yang bisa diakses melalui internet. Namun saat Jeff memberitahukan, bosnya Shaw tidak tertarik.
Jeff pun mendiskusikan hal ini dengan rekannya, MacKenzie. Mereka pun lantas ingin mencobanya sendiri. Jeff pun memikirkan nama yang cocok untuk usahanya. Ia mulai mencari dengan nama depan “A”. Akhirnya dia menemukan nama yang cocok yaitu Amazon.com. Menurutnya Amazon adalah sungai terbesar, yang melambangkan koleksi terbesar di dunia. Pada bulan November 1994, Jeff dan beberapa rekannya, MacKenzie, Shel, dan Paul mulai bekerja di garasi sempit yang digunakannya sebagai kantor.
Pada saat itu ia mengalami dua masalah. Masalah yang pertama adalah uang. Amazon.com harus mampu membayar orang-orang yang membuat usahanya berjalan. Maka, Jeff membentuk perusahaan dan ia menyandang jabatan sebagai pendiri, CEO, dewan direksi, dan presiden direktur. Yang kedua adalah perangkat lunak. Satu-satunya perangkat lunak yang tersedia adalah untuk mengelola inventaris dan memproses untuk pesanan disain untuk bisnis pesanan via surat biasa. Namun berkat kegigihan mereka, semua itu bisa diatasi.
Amazon.com mengalami sukses yang sangat cepat karena usaha mereka sangat memudahkan bagi pengguna untuk mencari buku yang diinginkan. Selain itu, Amazon.com menjual produk mereka dengan harga yang lebih murah daripada toko. Kesuksesan mereka berlanjut hingga kini, dimana mereka kini juga menjual aneka barang selain buku. Dan dikenal sebagai Toko online terbesar dan terlengkap di dunia.
Hari ini sama dengan saudara dan saya, Tuhan punya rancangan yang indah untuk saudara dan saya. Jangan mudah menyerah dengan apapun yang ada di depanmu, karena ada Tuhan yang selalu berjalan bersamamu. Kesulitan apapun bukanlah penghalang buat saudara dan saya untuk maju, tapi jadikan kesulitan sebagai tempat belajar untuk menjadi sukses. God bless you.
Percaya Saja
Apakah Anda tahu bahwa postur tubuh Anda dapat mengkomunikasikan iman Anda? Ada ayat dalam Mazmur 24 yang mengatakan, “Angkatlah kepalamu… supaya masuk Raja Kemuliaan! Siapakah Dia itu Raja Kemuliaan? TUHAN, jaya dan perkasa, TUHAN,
perkasa dalam peperangan!”
Pikirkan tentang itu sejenak. Ketika Anda mengangkat kepala Anda, Anda mengundang Tuhan untuk datang dan berperang bagi Anda.
Apa artinya mengangkat kepala Anda? Ini berarti Anda menetapkan fokus Anda pada Allah — Anda sedang melihat kepada-Nya.
Anda menempatkan iman dan harapan di dalam Dia dan mendapatkan visi bahwa Anda sedang naik lebih tinggi dan lebih tinggi.
Pahami bahwa hidup Anda akan mengikuti visi Anda. Anda tidak dapat tetap fokus di mana Anda berada dan berharap semuanya menjadi lebih baik, karena jika Anda melihat ke bawah dan berfokus pada masalah Anda, Anda akan tetap berada di tempat Anda sekarang.
Sebaliknya, Anda harus mengangkat kepala dan mengundang Tuhan untuk berperang bagi Anda untuk masalah-masalah Anda.
Itu berarti jika Anda sakit, Anda harus mulai melihat diri Anda menjadi semakin sembuh. Jika Anda berjuang dalam keuangan Anda, mulailah melihat diri Anda dengan keuangan yang lebih dari cukup. Anda mungkin menghadapi berbagai kendala besar, tetapi mulailah lihat diri Anda berada di atas semua permasalahan. Jika Anda mengangkat kepala Anda, maka Tuhan yang perkasa dalam pertempuran akan datang. Dan ketika Allah sudah bergerak, setiap kesulitan akan berubah menjadi kemenangan, dan setiap medan perang akan beralih menjadi lapangan berkat!
Hari ini, angkatlah kepala Anda, bahkan jika Anda telah berdiri untuk waktu yang lama, dan Anda mungkin merasa lemah serta lelah. Alkitab mengatakan bahwa ketika Anda merasa lemah, maka Dia adalah kuat dan Dia ada di dalam Anda!
Mazmur 3:3 mengatakan bahwa Dia bahkan akan mengangkat kepala Anda. Dengan kata lain, Dia akan memberikan visi, Dia akan menanamkan kehidupan-Nya di dalam Anda dan Dia akan menguatkan Anda untuk berdiri tegak dan meraih kemenangan!
Serukan nama-Nya hari ini karena Dia lebih dekat daripada udara yang Anda hirup. Dia siap, bersedia dan mampu menunjukkan diri-Nya yang kuat untuk membela Anda ketika Anda mengundang Dia untuk berperang bagi Anda!
Saat kita mengangkat kepala dan melihat pada Tuhan, daripada melihat pada permasalahan kita, Dia akan turun tangan atas masalah kita untuk memberi kemenangan. Gbu
Lirik Lagu yang Menginspirasi
Mimpi adalah kunci
untuk kita menaklukkan dunia
berlarilah tanpa lelah
sampai engkau meraihnya
laskar pelangi takkan terikat waktu
bebaskan mimpimu di angkasa
warna bintang di jiwa
untuk kita menaklukkan dunia
berlarilah tanpa lelah
sampai engkau meraihnya
laskar pelangi takkan terikat waktu
bebaskan mimpimu di angkasa
warna bintang di jiwa
reff:
menarilah dan terus tertawa
walau dunia tak seindah surga
bersyukurlah pada Yang Kuasa
cinta kita di dunia selamanya
walau dunia tak seindah surga
bersyukurlah pada Yang Kuasa
cinta kita di dunia selamanya
cinta kepada hidup
memberikan senyuman abadi
walau hidup kadang tak adil
tapi cinta lengkapi kita
memberikan senyuman abadi
walau hidup kadang tak adil
tapi cinta lengkapi kita
laskar pelangi takkan terikat waktu
jangan berhenti mewarnai
jutaan mimpi di bumi
jangan berhenti mewarnai
jutaan mimpi di bumi
repeat reff [2x]
laskar pelangi takkan terikat waktu
Rabu, 08 Juni 2011
5 Resep keberhasilan Honda
Soichiro Honda Saat merintis bisnisnya Soichiro Honda selalu diliputi kegagalan. Ia sempat jatuh sakit, kehabisan uang, dikeluarkan dari kuliah.Namun ia trus bermimpi dan bermimpi... Cobalah amati kendaraan yang melintasi jalan raya. Pasti, mata Anda selalu terbentur pada Honda, baik berupa mobil maupun motor. Merk kendaran ini menyesaki padatnya lalu lintas, sehinggalayak dijuluki "raja jalanan". Namun, pernahkah Anda tahu, sang pendiri "kerajaan" Honda - Soichiro Honda- diliputi kegagalan. Ia juga tidak menyandang gelar insinyur, lebih-lebihProfesor seperti halnya B.J. Habibie, mantan Presiden RI. Ia bukan siswa yang memiliki otak cemerlang. Di kelas, duduknya tidak pernah di depan, selalu menjauh dari pandangan guru. "Nilaiku jelek di sekolah. Tapi saya tidak bersedih, karena dunia saya disekitar mesin, motor dan sepeda," tutur tokoh ini, yang meninggal pada usia 84 tahun, setelah dirawat di RS Juntendo, Tokyo, akibat mengindap lever. Kecintaannya kepada mesin, mungkin 'warisan' dari ayahnya yang membukabengkel reparasi pertanian, di dusun Kamyo, distrik Shizuko, Jepang Tengah,tempat kelahiran Soichiro Honda. Di bengkel, ayahnya memberi cathut (kakak tua) untuk mencabut paku.
Ia juga sering bermain di tempat penggilingan padi melihat mesin diesel yang menjadi motor penggeraknya. Di situ, lelaki kelahiran 17 November 1906, ini dapat berdiam diri berjam-jam. Di usia 8 tahun, ia mengayuh sepeda sejauh 10 mil, hanya ingin menyaksikan pesawat terbang. Ternyata, minatnya pada mesin, tidak sia-sia. Ketika usianya 12 tahun, Honda berhasil menciptakan sebuah sepeda pancal dengan model rem kaki. Tapi, benaknya tidak bermimpi menjadi usahawan otomotif. Ia sadar berasal dari keluarga miskin. Apalagi fisiknya lemah, tidak tampan, sehingga membuatnya rendah diri. Di usia 15 tahun, Honda hijrah ke Jepang, bekerja Hart Shokai Company. Bosnya, Saka Kibara, sangat senang melihat cara kerjanya.
Honda teliti dan cekatan dalam soal mesin. Setiap suara yang mencurigakan, setiap oli yangbocor, tidak luput dari perhatiannya. Enam tahun bekerja disitu, menambahwawasannya tentang permesinan. Akhirnya, pada usia 21 tahun, bosnya mengusulkan membuka suatu kantor cabang di Hamamatsu. Tawaran ini tidak ditampiknya. Di Hamamatsu prestasi kerjanya tetap membaik. Ia selalu menerima reparasi yang ditolak oleh bengkel lain. Kerjanya pun cepat memperbaiki mobil pelanggan sehingga berjalan kembali. Karena itu, jam kerjanya larut malam, dan terkadang sampai subuh. Otak jeniusnya tetap kreatif. Pada zaman itu, jari-jari mobil terbuat dari kayu, hingga tidak baik meredam goncangan.Ia punya gagasan untuk menggantikan ruji-ruji itu dengan logam. Hasilnya luarbiasa. Ruji-ruji logamnya laku keras, dan diekspor keseluruh dunia. Di usia 30, Honda menandatangani patennya yang pertama. Setelah menciptakan ruji, Honda ingin melepaskan diri dari bosnya,membuat usaha bengkel sendiri. Ia mulai berpikir, spesialis apa yang dipilih? Otaknya tertuju kepada pembuatan Ring Pinston, yang dihasilkan olehbengkelnya sendiri pada tahun 1938. Sayang, karyanya itu ditolak olehToyota, karena dianggap tidak memenuhi standar. Ring buatannya tidaklentur, dan tidak laku dijual.
Ia ingat reaksi teman-temannya terhadap kegagalan itu. Mereka menyesalkan dirinya keluar dari bengkel. Kuliah Karena kegagalan itu, Honda jatuh sakit cukup serius. Dua bulan kemudian,
kesehatannya pulih kembali. Ia kembali memimpin bengkelnya. Tapi, soal Ring Pinston itu, belum juga ada solusinya. Demi mencari jawaban, iakuliah lagi untuk menambah pengetahuannya tentang mesin. Siang hari, setelah
pulang kuliah - pagi hari, ia langsung ke bengkel, mempraktekan pengetahuanyang baru diperoleh. Setelah dua tahun menjadi mahasiswa, ia akhirnyadikeluarkan karena jarang mengikuti kuliah. "Saya merasa sekarat, karena ketika lapar tidak diberi makan,melainkan dijejali penjelasan bertele-tele tentang hukum makanan danpengaruhnya," ujar Honda, yang gandrung balap mobil. Kepada Rektornya, ia jelaskanmaksudnya kuliah bukan mencari ijasah. Melainkan pengetahuan.Penjelasan ini justru dianggap penghinaan. Berkat kerja kerasnya, desain Ring Pinston-nya diterima. Pihak Toyotamemberikan kontrak, sehingga Honda berniat mendirikan pabrik. Ehmalangnya, niatan itu kandas. Jepang, karena siap perang, tidak memberikan dana. Ia pun tidak kehabisan akal mengumpulkan modal dari sekelompok orang untuk mendirikan pabrik. Lagi-lagi musibah datang. Setelah perang meletus, Namun, Honda tidak patah semangat. Ia bergegas mengumpulkan karyawannya. Mereka diperintahkan mengambil sisa kaleng bensol yang dibuang oleh kapal Amerika Serikat, digunakan sebagai bahan mendirikan pabrik. Tanpa diduga, gempa bumi meletus menghancurkan pabriknya, sehingga diputuskan menjual pabrik Ring Pinstonnya ke Toyota. Setelah itu,
Honda mencoba beberapa usaha lain. Sayang semuanya gagal. Akhirnya, tahun 1947, setelah perang Jepang kekurangan bensin. Di sini kondisi ekonomi Jepang porak-poranda. Sampai-sampai Honda tidak dapat
menjual mobilnya untuk membeli makanan bagi keluarganya. Dalam keadaan terdesak, ia memasang motor kecil pada sepeda. Siapa sangka, "sepeda motor" - cikal bakal lahirnya mobil Honda - itu diminati oleh para tetangga. Mereka berbondong-bondong memesan, sehingga Honda kehabisan stok. Disinilah, Honda kembali mendirikan pabrik motor. Sejak itu, kesuksesantak pernah lepas dari tangannya. Motor Honda berikut mobinya, menjadi"raja" jalanan dunia, termasuk Indonesia. Bagi Honda, janganlah melihat keberhasilan dalam menggeluti industriotomotif. Tapi lihatlah kegagalan-kegagalan yang dialaminya.
"Orang melihat kesuksesan saya hanya satu persen. Tapi, mereka tidak melihat 99% kegagalan saya", tuturnya. Ia memberikan petuah ketika Anda mengalami kegagalan,yaitu mulailah bermimpi, mimpikanlah mimpi baru. Kisah Honda ini, adalah contoh bahwa Suskes itu bisa diraihseseorang dengan modal seadanya, tidak pintar di sekolah, ataupun berasal darikeluarga miskin. 5 Resep keberhasilan Honda : 1. Selalulah berambisi dan berjiwa muda. 2. Hargailah teori yang sehat, temukan gagasan baru, khususkan waktu memperbaiki produksi. 3. Senangilah pekerjaan Anda dan usahakan buat kondisi kerja Anda senyaman mungkin. 4. Carilah irama kerja yang lancar dan harmonis. 5. Selalu ingat pentingnya penelitian dan kerja sama.Helen Keller bisa membuktikan bahwa keterbatasan fisik tidak bisa mengekang manusia untuk sukses
Hellen Adam Keller lahir sebagai anak yang sehat di Tuscumbia,Alabama, Amerika serikat pada 27 Juni 1880 disuatu tempat yang dikenal dengan nama “Ivy Green”. Dari ayahnya, ia merupakan keturunan
Alexander Spottswood seorang gubernur colonial dari Virginia yang juga
memiliki hubungan dengan keluarg-keluarga pahlawan Utara Amerika. Dari
ibunya, ia memiliki hubungan darah dengan keluarga-keluarga new England
termasuk Hales, Everetts dan Adamses. Ayahnya bernama Kapten Arthur Keller,
seorang editor surat kabar North Alabamian. Kapten Arthur Keller juga
memiliki ketertarikan yang kuat kepada kehidupan public dan merupakan orang
yang berpengaruh dilingkungannya. Pada tahun 1885 dibawah administrasi
Cleveland, ia diangkat menjadi Marshal untuk Alabama Utara.
Penyakit yang menimpa Helen keller pada saat berumur 19 bulan membuat ia
menderita tuli dan buta sebelum ia mengetahui cara membaca dan menulis. Pada
saat itu ia diduga mengidap demam otak dan mungkin saja sekarang lebih
tepatnya dikenal dengan nama demam scarlet. Karena penyakitnya sejalan
bersama pertumbuhannya, ia menjadi anak yang liar dan tidak patuh serta
tidak mengenal dengan jelas dunia yang ada disekelilingnya.
Kehidupan Helen keller yang baru dimulai pada Maret 1887 ketika ia berumur
kurang lebih 7 tahun. Hari itu merupakan hari yang paling penting yang
selalu ia ingat dalam hidupnya, ia kedatangan seorang perempuan Anne
Mansfield Sulivan dari Tuscumbia yang menjadi gurunya. Nona Sulivan,
merupakan perempuan berumur 20-an lulusan Sekolah khusus orang buta bernama
Perkin School. Ia merupakan orang yang mendapatkan penglihatannya kembali
melalui serangkaian operasi. Ia datang atas unjuran simpatik Alexander
Graham Bell yang merupakan kenalan keluarga Anne. Semenjak hari itu, edua
orang tersebut, menjadi guru-murid yang tak terpisahkan hingga kematiannya
pada awal 1936.
Nona Sullivan memulai tugasnya untuk mengubah anak yang tidak terkontrol
menjadi sosok yang sukses dengan memberikan boneka yang merupakan buatan
anak-anak dari sekolah Perkin (sekolah khusus orang cacat yang kemudian
dibuat khusus untuk Helen). Dengan mengejakan d-o-l-l (boneka) melalui
tangan , ia berharap dapat menghubungkan objek dengan huruf. Helen ternyata
belajar dengan cepat dengan metode yang tepat pula, namun ia tidak tahu
bagaimana cara untuk mengucapkan kata-kata. Selama beberapa hari, ia banyak
belajar mengeja kata-kata baru namun dengan cara yang tidak dapat dimengerti
oleh orang lain.
Suatu hari ia dan “guru”-panggilan Helen untuk Sullivan- pergi ke tempat
sumur pompa terbuka. Nona Sullivan mulai memompakan air dan menaruh tangan
Helen dibawah keran air tersebut. Begitu air menyentuh tangan Helen, ia
mencoba untuk mengeja secara perlahan kata ‘w-a-t-e-r (air) melalui tangan
helen yang satunya kemudian semakin cepat. Tiba-tiba, sinyal itu dapat
dimengerti oleh pikiran Helen. Ia akhirnya tahu bahwa water (air) adalah zat
dingin luar biasa yang mengalir ditangannya. Setelah ia mengerti, ia
berhenti dan menyentuh tanah dan menanyakan ejaan untuknya. Pada saat malam
tiba, ia sudah mempelajari 30 kata-kata baru.
Sewaktu ia mengecap pendidikan, ia belajar menguasai alphabet dengan cepat,
baik manual maupun huruf timbul khusus bagi orang buta serta meningkatkan
kemampuan membaca dan menulis. Di tahun 1890, ketika umurnya masih 10 tahun,
ia mencoba untuk belajar berbicara. Entah bagaimana ia mengetahui bahwa
seorang gadis buta tuli di Norway sudah dapat berbicara dengan baik. Nona
Sarah Fuller di Horace Mann School merupakan orang pertama yang menjadi guru
vokal untuknya.
Sejak ia masih kecil, ia selalu berkata suatu hari saya akan masuk perguruan
tinggi dan akhirnya ia membuktikannya. Pada tahun 1898, ia berhasil masuk ke
Cambrige school for young ladies sebelum akhirnya ia masuk ke Radcliffe
College pada musin gugur 1900 dan menamatkan sekolahnya pada tahun 1904
dengan prestasi Cumlaude. Selama tahun-tahun berikutnya sampai ia meninggal
di tahun 1936, Anne Sullivan selalu berada disampingnya, terus menerus
mengeja buku demi buku, ceramah demi ceramah melalui tangan Helen.
Pendidikan formalnya berakhir sewaktu ia menerima gelar Sarjana Muda, namun
selama hidupnya ia selalu belajar secara informal hal-hal yang penting bagi
masyarakat moderen. Dengan pengetahuannya yang luas serta banyaknya
pencapaian dibidang pendidikan, ia dianugerahkan gelar doktor kehormatan
dari temple university dan harvard university seta dari universitas Glasgow
di Skotlandia; Berlin, Jerman; Delhi, India; dan Witwatersran di
Johannesburg Afrika Selatan. Ia juga merupakan peserta kehormatan untuk
education institute di Scotland.
Pada tahun 1905, Anne Sullivan menikah dengan John Macy,seorang kritikus dan
sosialis terkemuka. Pernikahan tersebut tidak merubah hubungan guru dan
murid tersebut. Helen akhirnya tinggal bersama Anne dan suaminya. Keduanya
terus memberikan waktu untuk pendidikan dan aktifitas Helen. Selama masih
berstatus murid di Radcliffe, Helen memulai karir menulis yang kemudian
ditekuninya selama hampir 50 tahun. Pada tahun 1903, The story of My Llife
(kisah hidupku) muncul dalam bentuk cerita bersambung di Ladies Home Journal
dan kemudian muncul dalam bentuk buku. Merupakan karya yang paling populer
dan telah diterjemahkan ke dalam 50 bahasa termasuk Marathi, Pusthu, Tagalog
dan Vedu. Juga dibuat dalam bentuk edisi buku tipis di Amerika Serikat.
Publikasinya yang lain adalah : Optimis; An Essay; The World I Live In; The
song of the stone wall; Out of the Dark; My Religion; Midstream- my later
life; Peace at eventide; Helen Keller in Scotland; Helen Keller Journal; Let
us have faith; Teacher, Anne Sullivan Macy dan the open door.
Helen Keller adalah wanita tegar yang menjadi inspirasi bagi Dunia, dan ia
di kenal sebagai pejuang hak-hak wanita, pembela orang cacat serta pengarang
produktif dan sukses.
Helen Keller bisa membuktikan bahwa keterbatasan fisik tidak bisa mengekang
manusia untuk sukses, selama ada keyakinan diri, kerja keras dan semangat.
Alexander Spottswood seorang gubernur colonial dari Virginia yang juga
memiliki hubungan dengan keluarg-keluarga pahlawan Utara Amerika. Dari
ibunya, ia memiliki hubungan darah dengan keluarga-keluarga new England
termasuk Hales, Everetts dan Adamses. Ayahnya bernama Kapten Arthur Keller,
seorang editor surat kabar North Alabamian. Kapten Arthur Keller juga
memiliki ketertarikan yang kuat kepada kehidupan public dan merupakan orang
yang berpengaruh dilingkungannya. Pada tahun 1885 dibawah administrasi
Cleveland, ia diangkat menjadi Marshal untuk Alabama Utara.
Penyakit yang menimpa Helen keller pada saat berumur 19 bulan membuat ia
menderita tuli dan buta sebelum ia mengetahui cara membaca dan menulis. Pada
saat itu ia diduga mengidap demam otak dan mungkin saja sekarang lebih
tepatnya dikenal dengan nama demam scarlet. Karena penyakitnya sejalan
bersama pertumbuhannya, ia menjadi anak yang liar dan tidak patuh serta
tidak mengenal dengan jelas dunia yang ada disekelilingnya.
Kehidupan Helen keller yang baru dimulai pada Maret 1887 ketika ia berumur
kurang lebih 7 tahun. Hari itu merupakan hari yang paling penting yang
selalu ia ingat dalam hidupnya, ia kedatangan seorang perempuan Anne
Mansfield Sulivan dari Tuscumbia yang menjadi gurunya. Nona Sulivan,
merupakan perempuan berumur 20-an lulusan Sekolah khusus orang buta bernama
Perkin School. Ia merupakan orang yang mendapatkan penglihatannya kembali
melalui serangkaian operasi. Ia datang atas unjuran simpatik Alexander
Graham Bell yang merupakan kenalan keluarga Anne. Semenjak hari itu, edua
orang tersebut, menjadi guru-murid yang tak terpisahkan hingga kematiannya
pada awal 1936.
Nona Sullivan memulai tugasnya untuk mengubah anak yang tidak terkontrol
menjadi sosok yang sukses dengan memberikan boneka yang merupakan buatan
anak-anak dari sekolah Perkin (sekolah khusus orang cacat yang kemudian
dibuat khusus untuk Helen). Dengan mengejakan d-o-l-l (boneka) melalui
tangan , ia berharap dapat menghubungkan objek dengan huruf. Helen ternyata
belajar dengan cepat dengan metode yang tepat pula, namun ia tidak tahu
bagaimana cara untuk mengucapkan kata-kata. Selama beberapa hari, ia banyak
belajar mengeja kata-kata baru namun dengan cara yang tidak dapat dimengerti
oleh orang lain.
Suatu hari ia dan “guru”-panggilan Helen untuk Sullivan- pergi ke tempat
sumur pompa terbuka. Nona Sullivan mulai memompakan air dan menaruh tangan
Helen dibawah keran air tersebut. Begitu air menyentuh tangan Helen, ia
mencoba untuk mengeja secara perlahan kata ‘w-a-t-e-r (air) melalui tangan
helen yang satunya kemudian semakin cepat. Tiba-tiba, sinyal itu dapat
dimengerti oleh pikiran Helen. Ia akhirnya tahu bahwa water (air) adalah zat
dingin luar biasa yang mengalir ditangannya. Setelah ia mengerti, ia
berhenti dan menyentuh tanah dan menanyakan ejaan untuknya. Pada saat malam
tiba, ia sudah mempelajari 30 kata-kata baru.
Sewaktu ia mengecap pendidikan, ia belajar menguasai alphabet dengan cepat,
baik manual maupun huruf timbul khusus bagi orang buta serta meningkatkan
kemampuan membaca dan menulis. Di tahun 1890, ketika umurnya masih 10 tahun,
ia mencoba untuk belajar berbicara. Entah bagaimana ia mengetahui bahwa
seorang gadis buta tuli di Norway sudah dapat berbicara dengan baik. Nona
Sarah Fuller di Horace Mann School merupakan orang pertama yang menjadi guru
vokal untuknya.
Sejak ia masih kecil, ia selalu berkata suatu hari saya akan masuk perguruan
tinggi dan akhirnya ia membuktikannya. Pada tahun 1898, ia berhasil masuk ke
Cambrige school for young ladies sebelum akhirnya ia masuk ke Radcliffe
College pada musin gugur 1900 dan menamatkan sekolahnya pada tahun 1904
dengan prestasi Cumlaude. Selama tahun-tahun berikutnya sampai ia meninggal
di tahun 1936, Anne Sullivan selalu berada disampingnya, terus menerus
mengeja buku demi buku, ceramah demi ceramah melalui tangan Helen.
Pendidikan formalnya berakhir sewaktu ia menerima gelar Sarjana Muda, namun
selama hidupnya ia selalu belajar secara informal hal-hal yang penting bagi
masyarakat moderen. Dengan pengetahuannya yang luas serta banyaknya
pencapaian dibidang pendidikan, ia dianugerahkan gelar doktor kehormatan
dari temple university dan harvard university seta dari universitas Glasgow
di Skotlandia; Berlin, Jerman; Delhi, India; dan Witwatersran di
Johannesburg Afrika Selatan. Ia juga merupakan peserta kehormatan untuk
education institute di Scotland.
Pada tahun 1905, Anne Sullivan menikah dengan John Macy,seorang kritikus dan
sosialis terkemuka. Pernikahan tersebut tidak merubah hubungan guru dan
murid tersebut. Helen akhirnya tinggal bersama Anne dan suaminya. Keduanya
terus memberikan waktu untuk pendidikan dan aktifitas Helen. Selama masih
berstatus murid di Radcliffe, Helen memulai karir menulis yang kemudian
ditekuninya selama hampir 50 tahun. Pada tahun 1903, The story of My Llife
(kisah hidupku) muncul dalam bentuk cerita bersambung di Ladies Home Journal
dan kemudian muncul dalam bentuk buku. Merupakan karya yang paling populer
dan telah diterjemahkan ke dalam 50 bahasa termasuk Marathi, Pusthu, Tagalog
dan Vedu. Juga dibuat dalam bentuk edisi buku tipis di Amerika Serikat.
Publikasinya yang lain adalah : Optimis; An Essay; The World I Live In; The
song of the stone wall; Out of the Dark; My Religion; Midstream- my later
life; Peace at eventide; Helen Keller in Scotland; Helen Keller Journal; Let
us have faith; Teacher, Anne Sullivan Macy dan the open door.
Helen Keller adalah wanita tegar yang menjadi inspirasi bagi Dunia, dan ia
di kenal sebagai pejuang hak-hak wanita, pembela orang cacat serta pengarang
produktif dan sukses.
Helen Keller bisa membuktikan bahwa keterbatasan fisik tidak bisa mengekang
manusia untuk sukses, selama ada keyakinan diri, kerja keras dan semangat.
Langganan:
Postingan (Atom)





